Pentingnya Menghargai Istri

29 03 2007

MauLana Syaikh Nazim AdiL aL Haqqani an Naqshbandi

source: Liberating The SouL – VoLume 1.

 

BismiLLahhirrokhmannirrohim…

Bawakan istrimu perhiasan agar ia senang. BiLa istrimu marah, bawakan sesuatu yang ia sukai. KaLian harus tahu bahwa kaLian tidak boLeh meLukai istri! BuatLah mereka seLaLu senang denganmu, jika tidak… biLa kaLian puLang kerumah, maka mereka akan pergi. KaLian mengerti? JagaLah agar mereka seLaLu senang pada kaLian, maka mereka akan membaLasnya dengan kebahagiaan juga.

Wanita sebenarnya diuntungkan baik di kehidupan di dunia maupun di kehidupan seLanjutnya. Mengapa? Karena mereka tidak akan diberi pertanyaan. Di Hari Perhitungan, semua wanita yang bersuami akan datang bersama suaminya. BiLa suaminya masuk surga maka mereka akan ikut dan tidak ada pertanyaan untuknya. Tetapi si suami akan diberikan berbagai macam pertanyaan. Apakah kaLian mengerti?

Dengan menunjukkan passport di pintu surga, istrimu juga akan ikut bersamamu. ALLah SWT akan bertanya, ” Apakah ini istrimu?” maka kaLian akan berkata “Ya, ini istriku“. SeLanjutnya ALLah akan bertanya, “Apakah engkau puas dengannya?“. Jika kaLian menjawab,” Ya, aku puas dengannya.” , maka ALLah SWT akan berkata,”Bawa dia dan masukLah ke surga“. Tetapi jika kaLian berkata bahwa tidak puas dengannya karena ia terLaLu banyak bicara dan sebagainya, maka ALLah SWT akan berkata, “Berhenti! Mengapa engkau tidak puas dengan istrimu?

Istrimu adaLah menjadi penghaLangmu dengan neraka. Jika istrimu tidak bersamamu maka kaLianpun sudah masuk neraka. OLeh sebab itu para istri Lebih berharga dari dirimu. Jika para istri kaLian tidak berLaku sebagai penghaLang, maka kaLian semua sudah masuk neraka. Tak ada yang akan mengeLuarkan kalian dari neraka kecuaLi istri kaLian, karena mereka adaLah perLindungan kaLian. Jika kaLian pergi kerja , ambiLLah tangannya dan ciumLah, Lakukan haL yang sama di maLam harinya. KaLian harus memperLakukan istri kaLian dengan sangat Lembut.Ini adaLah kebenaran! Untuk itu pula kalian harus menjaga hak-haknya. ApaLagi karena kaLian sering kaLi bertindak kasar terhadap mereka, atau membatasi hak mereka, padahaL setiap orang harus memperoLeh hak-haknya.

ALLah SWT akan bertanya, “Mengapa kaLian tidak puas dengan istri kaLian? Istrimu adaLah penghaLang antara dirimu dengan neraka. Bukankah dia yang memeLihara rumahmu, memasak untukmu, mencuci dan merawat anakmu?” Sesungguhnya menurut syariah tidak ada kewajiban bagi perempuan untuk meLakukan apapun, suamiLah yang harus meLakukannya, mencuci pakaian, merawat anak dan membersihkan rumah. DaLam syariah ALLah SWT bahkan tidak memerintahkan seorang ibu untuk menyusui bayinya. Tugas ini merupakan kewajiban suami untuk membayarnya, dan tugas suami yang harus menjaganya. Apakah kaLian para suami teLah memberikan penghargaan terhadap para istri? Untuk setiap anak yang teLah ia Lahirkan, maka kaLian harus memberikan penghargaan kepadanya, misaLkan seuntai kaLung emas.

Ketika istrimu menyusui bayimu, maka kaLian harus membayarnya dan bukan maLah berkata , sudah kewajiban kamu harus meLakukannya. Jangan memerintahkan mereka untuk bekerja diLuar rumah. Tuhan memberikan peran bagi istri hanya sebagai penghaLang antara kalian para suami dengan yang haram, ituLah tugasnya istri. SeLain itu semua pekerjaan menjadi tanggungjawab suami. Tetapi saat ini para istri kaLian meLakukan semua pekerjaan rumah tangga, menyusui anak kaLian dan mereka meLakukan semua pekerjaan itu secara suka rela karena rasa penghargaannya terhadap kaLian para suami. Apakah kaLian pernah membersihkan rumah dan menjaga anak-anak kalian? Sungguh suatu perkerjaan yang muLia apabiLa kita juga memuLiakan istri.

 

SubhanaLLah… seteLah membaca ini, menjadi terbuka hati saya pribadi mengenai peran seorang istri daLam kehidupan rumah tangga khususnya secara isLami. Terusterang saya masih jauh dari kehidupan rumah tangga karena memang beLum beristri aLias masih Lajang. Saya merasa tuLisan ini Lumayan “berat” dan “keras” terutama bagi para suami yang dominan, yang merasa bahwa suami adaLah pemimpin rumah tangga serta bertindak superior daLam segaLa aspek rumah tangga. Ini adaLah saLah satu wacana yang mungkin dapat direnungkan bagi para pembaca sekaLian yan sudah berumah tangga maupun para Lajang seperti saya yang pastinya juga akan mencapai tahapan kehidupan yang disebut sebagai pernikahan.

Terimakasih teLah membaca, apapun tanggapan Anda terhadap tuLisan ini adaLah bebas, saya hanyaLah sekedar menampiLkan apa adanya yang saya dapatkan dari berbagai sumber. Mau mengikuti ya siLakan… mau menentangpun secara kasarnya ya siLakan juga…


Aksi

Information

8 responses

18 04 2007
islam feminis

Bagus sekali…terimakasih.

18 04 2007
salafyindonesia

Salam kenal dengan blog kami, semoga dapat turut memberikan masukan dalam memahami hakekat dakwah Wahaby yang juga turut membenci Syeikh Naqsabandi yang digolongkan sebagai Sufi…

18 04 2007
arezk

@IsLam Feminis:
terimakasih kembaLi,
ALhamduLiLLah jika ada yang merasakan manfaat atas apa yang tertampiL di BLog ini.

@SalafyIndonesia:
terimakasih teLah berkunjung ke BLog saya.
(saya tidak tau harus komentar apaLagi untuk menjawab Anda)

=Salam.dr.Jogja=

19 04 2007
neri

Alhamdulillah, ada juga yang memperhatikan “istri” di tengah derasnya pengkampanyean hak-hak “suami” yang wajib dipenuhi istri🙂

21 04 2007
arezk

@Neri:
terimakasih teLah mampir…
terimakasih juga atas “apresiasi positif” Anda kepada apa yang saya tampiLkan di sini…

Bagaimanapun “ISTRI” adaLah sosok yang harus dimuLiakan,
demikian yang dapat saya utarakan, kurangLebihnya mohon dimakLumi.

=SaLam.dr.Jogja=

5 10 2011
Shandina Aulia

wajib suami tahu

2 09 2012
kristia

bagus banget artikel ini… semoga bermanfaat u/ semua.. khususnya u/ keluarga saya pribadi..🙂

12 05 2014
hannaroseli

Reblogged this on hannaroseli and commented:
A very meaningful blog that will open up the eyes of all husband.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: